KEBUMEN - Semangat kebersamaan membara di Desa Blengor Kulon, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, tatkala pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih memasuki fase paling menentukan: pengecoran. Progres pesat ini, yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026), menjadi saksi bisu sinergi luar biasa antara warga setempat dan prajurit TNI dari Kodim Kebumen.
Tak sekadar membangun jembatan, namun sebuah ikatan kuat terjalin. Kolaborasi erat ini menjadi kunci utama kelancaran dan ketepatan waktu setiap tahapan pembangunan. Kehangatan gotong royong yang terpancar seolah menjadi perekat, mempercepat denyut pembangunan tanpa mengorbankan mutu.
“Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kebersamaan. Gotong royong yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas, ” kata Kapten Inf Ali Kuntara, Komandan Rayon Militer (Danramil) Ambal, yang tak pernah absen memantau langsung jalannya proyek.

Kapten Ali Kuntara menambahkan, apresiasinya setinggi langit bagi partisipasi aktif warga. Keterlibatan mereka bukan hanya memacu progres, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki yang mendalam terhadap mahakarya yang kelak akan mereka nikmati.
Sutrisno (45), salah seorang warga Blengor Kulon, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Ia merasakan langsung harapan besar yang dibawa oleh jembatan ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya jembatan ini nanti. Akses jadi lebih mudah, terutama untuk kegiatan ekonomi dan pertanian, ” ungkapnya penuh semangat.
Dengan selesainya tahap krusial pengecoran, Jembatan Garuda Merah Putih kian dekat dengan peresmian. Kehadirannya kelak diharapkan mampu membuka gerbang konektivitas antarwilayah dan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Ambal dan sekitarnya. (PERS)

Updates.